Fasilitas Blending Plant Modern dan Terpercaya

Blending Plant kami didesain khusus oleh Mid America Engineering, Inc. dari Chicago, Amerika Serikat dan mempunyai kapasitas produksi mencapai 120.000 MT pelumas per tahun.

Fasilitas blending (blending toll) yang modern, memiliki proses pencampuran minyak dasar pelumas (base oil) bermutu tinggi dan aditif dengan formulasi khusus, serta Automatic Batch Blending System (ABB) yang terprogram.

Dengan teknologi dan fasilitas yang mumpuni ini, kami menjamin hasil minyak pelumas yang kami hasilkan selalu terjaga kualitasnya dan terjamin mutunya.

 

Proses Pembuatan Minyak Pelumas PT. Wiraswasta Gemilang Indonesia

 

Tahap Produksi

Bahan baku dipompa dengan gear pumps dari tanki storage menuju blender melalui steam/electric traced pipes agar memudahkan proses transfer, juga supaya tidak terjadi penyumbatan di dalam pipa.

 

 

Satu persatu base oil dipompa menuju blender untuk ditakar / ditimbang beratnya di dalam blender sesuai dengan recipe/formula pelumas tersebut. Di dalam blender semua bahan baku tersebut ditakar, diaduk hingga homogen dan terkadang juga dipanasi untuk mempercepat homogenitasnya hingga menjadi pelumas.


Quality Control

Setelah proses memasak dan pengadukan cukup, selanjutnya pelumas di transfer menuju tanki produk dan siap untuk disampling oleh QC pabrik pelumas.

 

Jaminan produk yang bermutu dan berkualitas adalah tuntutan. Tim QC bertanggung jawab atas semua kualitas produk, bahan baku, dan packaging.


Penyimpanan Produk

Bahan baku, dan produk disampling oleh team QC untuk dianalisa di laboratorium yang selanjutnya akan diberikan sertifikasi kualitas. Apakah produk tersebut direlease, di re-blend atau perlu di hold karena out of specs.

 

Penyimpanan produk tidak serumit penyimpanan bahan baku. Produk pelumas cukup disimpan pada kondisi ambient di dalam tangki-tangki timbun.

MORE INFORMATION

Stay Connected With Us

Sign up for exciting update, special promotions and lot more!

Join With Us

How to apply, navigate the selection process and recognise fraudulent job offers

More Information